Home Start Back Next End
  
30
2.4.4   Perbedaan Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran
Menurut
Kotler
(2003,
pp21-22)
yang
diterjemahkan
ke
dalam Bahasa
Indonesia
oleh
Drs.
Benyamin
Molan,
konsep
penjualan
berkeyakinan
bahwa
para konsumen dan perusahaan bisnis jika dibiarkan tidak akan secara teratur
membeli cukup banyak produk-produk yang ditawarkan oleh organisasi tertentu.
Oleh
karena
itu
organisasi
itu
harus
melakukan
usaha
penjualan
dan
promosi
yang agresif. Sedangkan konsep pemasaran menegaskan bahwa kunci untuk
mencapai 
tujuan  organisasional 
yang  ditetapkan  adalah  perusahaan  tersebut
harus
menjadi
lebih
efektif
dibandingkan
para
pesaing
dalam menciptakan,
menyerahkan,
dan
mengkomunikasikan
nilai pelanggan kepada pasar sasaran
yang terpilih.
Theodore Levitt (Kotler, 2003, p22) menggambarkan sebuah kontras
perspektif antara konsep penjualan dan pemasaran sebagai berikut:
a)
Penjualan berfokus pada kebutuhan si
penjual;
pemasaran
berfokus
pada
kebutuhan si pembeli.
b)
Penjualan didorong oleh kebutuhan si penjual untuk mengubah produknya
menjadi uang tunai; sedangkan pemasaran mempunyai ide untuk memuaskan
kebutuhan pelanggan dengan produknya dan seluruh bagian dari
hal-hal
yang
berhubungan
dengan  
menciptakan,  
mengirimkan,  
dan  
pada  
akhirnya
mengkonsumsinya.
Gambar 2.5 di bawah ini menunjukkan perbedaan kedua konsep tersebut.
Konsep penjualan memakai perspektif dalam-ke luar. Konsep ini dimulai
dengan  pabrik,  berfokus  pada  produk  yang  ada,  dan  bermaksud  menjual
besar-besaran 
dan 
mempromosikan 
untuk 
menghasilkan 
penjualan 
yang
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter