|
41
1.
Konsentrasi
pada
satu
segmen
tunggal
(Single-segment concentration)
Æ
Perusahaan hanya berfokus pada satu segmen saja. Dengan demikian perusahaan
memperoleh pengetahuan yang kuat terhadap kebutuhan segmen tersebut dan
mampu mencapai posisi yang kuat. Perusahaan juga dapat menikmati skala
ekonomis
melalui
spesilisasi produksi,
distribusi,
dan
promosi.
Bila
perusahaan
menjadi pimpinan pasar maka perusahaan akan dapat menikmati tingkat
pengembalian atas investasi (Return
Of Investment/ROI) yang tinggi. Namun
perusahaan juga menghadapi resiko dimana segmen pasar tertentu dapat berubah
menjadi tidak menguntungkan.
2.
Spesialisasi
selektif (Selective
specialization) Æ
Perusahaan
memilih
sejumlah
segmen yang dirasakan menarik dan pantas untuk dilayani. Strategi multi segmen
ini memiliki keunggulan dalam mendiversifikasi resiko.
3.
Spesialisasi
produk
(Product
specialization) Æ
Perusahaan
membuat
produk
tertentu untuk melayani berbagai segmen.
4.
Spesialisasi pasar (Market
specialization) Æ
Perusahaan
melayani
serangkaian
kebutuhan dari kelompok pelanggan tertentu.
5.
Pencakupan
seluruh
pasar
(Full
Market
coverage)
Æ
Perusahaan berusaha
melayani seluruh kelompok pelanggan dengan semua produk.
2.6.3
Memposisikan (Positioning)
Menurut
Kotler
(2003,
p339)
yang
diterjemahkan
ke
dalam bahasa
Indonesia oleh Drs. Benyamin
Molan,
menyatakan
bahwa positioning
merupakan
tindakan
merancang
tawaran dan citra perusahaan sehingga
menempati
posisi
yang
khas
(diantara
para
pesaing)
di
dalam
benak
pelanggan
|