|
10
Dari definisi hikikomori tersebut di atas didapat dua unsur, yaitu sebagai berikut:
1.
Unsur pertama adalah keadaan, yaitu keadaan seseorang
yang tidak keluar
rumah,
mengurung
diri
dalam
sebuah
kamar,
dan
tidak
mau
bersosialisasi.
Bila
seseorang
bekerja atau sekolah, ia dalam keadaan tidak aktif dari kegiatan sehari-harinya.
2.
Unsur
kedua
adalah
waktu,
yaitu
waktu
mengurung
diri
yang
lebih
dari
enam
bulan, bahkan bisa sampai bertahun-tahun.
Menteri
Kesehatan
Jepang
mengartikan hikikomori
sebagai
individu-individu yang
tidak
mau
meninggalkan rumah
orang
tua
mereka,
lalu
mengasingkan diri
mereka
dari
pergaulan
di
masyarakat
maupun
keluarga
di
dalam
sebuah
kamar
sampai
lebih
dari
enam
bulan.
Ketika
mengalami
permasalahan
yang
sangat
rumit
dalam
hidup
mereka,
beberapa
remaja
mengasingkan
diri
dalam
jangka
waktu
beberapa
tahun,
atau
bahkan
lebih dari sepuluh tahun (Dziesinski, 2003).
Tamaki
dalam
Janti
(2006)
menjelaskan
bahwa
berdasarkan penelitian
yang
dilakukan
melalui
jajak
pendapat,
ada
sekitar
satu
juta
pelaku hikikomori
di
seluruh
Jepang
dewasa
ini.
Penghitungan
ini
agak
sulit
dilakukan karena
biasanya
pelaku
hikikomori
tidak
mengaku
mengalami
hikikomori,
sehingga
biasanya
anggota
keluarga
yang
melapor.
Namun,
setelah
NHK
membuka homepage
Kampanye
Membantu
Hikikomori
(sejak
bulan
April
2003),
semakin
banyak
pelaku hikikomori
yang
mau
membuka
diri
dan
berkonsultasi
melalui
internet.
Ada
sekitar
empat ribu
kasus
berkonsultasi
mengenai hikikomori,
dengan
65%
dilakukan
sendiri
oleh
pelaku
hikikomori,
sedangkan sisanya,
yaitu
35%
dilaporkan
oleh
orang
yang
berada
di
lingkungan para pelaku hikikomori.
|