|
26
yang
normal,
atau
persediaan
barang-barang yang
masih
dalam
pengerjaan atau
proses
produksi,
ataupun
persediaan
barang
atau
bahan
baku
yang
menunggu penggunaannya
dalam
suatu
proses
produksi.
Jadi
persediaan
merupakan
sejumlah
bahan-bahan atau
barang-barang,
parts
yang
disediakan
dan bahan-bahan
dalam
proses
yang
terdapat
dalam
perusahaan untuk
proses
produksi,
serta
barang-barang
jadi
atau
produk
yang
disediakan
untuk
memenuhi
permintaan
dari
komponen
atau
langganan
setiap
waktu.
Secara
praktis,
semua
hal
atau
barang-barang
yang
sifatnya
berwujud, termasuk
kelompok persediaan ini pada suatu saat atau saat lainnya.
Jadi,
dapat
disimpulkan
bahwa
persediaan
adalah
aktiva
yang
tersedia
untuk
dijual
dalam
suatu
periode
normal,
atau
untuk
digunakan
dalam
proses
produksi
atau
dalam dalam pengerjaan proses produksi.
Persediaan
yang
terdapat
dalam
perusahaan dapat
dibedakan
menurut
beberapa
cara. Persediaan dapat
dilihat dari
fungsinya dan
dilihat dari
jenis dan
posisi
bahan
atau
barang tersebut di dalam urutan pengerjaan produk.
Dilihat dari fungsinya:
1.
Batch
Stock
atau
Lot
Size
Inventory,
merupakan
persediaan
yang
diadakan
karena
perusahaan
membeli
atau
membuat
bahan-bahan
atau
barang-barang
dalam
jumlah
yang
lebih
besar daripada
jumlah
yang dibutuhkan pada saat
itu. Jadi, dalam
hal
ini
pembelian atau
pembuatan
yang
dilakukan
untuk
jumlah
besar,
sedangkan
penggunaan atau pengeluaran dalam jumlah kecil.
2.
Fluctuation Stock, merupakan persediaan
yang diadakan
untuk
menghadapi
fluktuasi
permintaan
konsumen
yang
tidak
dapat
diramalkan. Dalam
hal
ini
perusahaan
mengadakan persediaan
untuk
dapat
memenuhi
permintaan
konsumen,
apabila
tingkat permintaan menunjukkan keadaaan
yang tidak beraturan atau tidak tetap dan
|