|
56
Secara keseluruhan, promosi dapat disimpulkan sebagai usaha-usaha yang
dilakukan oleh perusahaan untuk mempengaruhi konsumen supaya membeli produk
yang
dihasilkan
ataupun
untuk
menyampaikan
berita tentang produk tersebut dengan
jalan mengadakan komunikasi
dengan para pendengar (audience) yang sifatnya
membujuk (persuasif). Sedangkan promosi penjualan menurut Kotler dan Armstrong
(1989) adalah insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan dari
suatu produk atau jasa.
Jadi tujuan dasar dilaksanakannya promosi adalah untuk mempengaruhi
konsumen supaya membeli suatu produk. Suatu promosi yang dilaksanakan tanpa
mempunyai tujuan
tertentu sama saja dengan melakukan pekerjaan yang sia-sia. Tujuan
promosi
merupakan
dasar
dalam
membuat
keseluruhan
program promosi
yang
akan
dijalankan
oleh
perusahaan
dalam rangka
mencapai
apa
yang
diinginkannya,
kemudian
baru menyusul langkah-langkah selanjutnya.
Pengertian supermarket adalah toko besar, berbiaya rendah, bermarjin rendah,
bervolume tinggi, dan swalayan yang menjual variasi bahan makanan, laundry, dan
produk rumah tangga yang sangat beragam (Kotler dan Armstrong, 1989).
Supermarket merupakan salah satu perusahaan yang sangat sering melakukan kegiatan
promosi. Ketatnya
persaingan
mendorong supermarket
berlomba-lomba
memberikan
promosi yang menarik.
Menurut Kotler dan Armstrong (1989), secara
garis
besar,
promosi suatu
perusahaan dapat berupa:
1. Sampel,
yaitu
sejumlah
kecil
produk
yang
ditawarkan
kepada
konsumen
untuk
dicoba.
|