|
25
b.
Yang
ingin
diprediksi
adalah
data
kerusakan
secara
keseluruhan bukan
hanya
terbatas
pada
sampel
saja
karena
sampel
hanya
merupakan
sebagian
kecil
dari
populasi
yang
diambil
secara
acak
sehingga
model
kerusakan
tidak
cukup
bila
hanya dibentuk berdasarkan data sampel saja;
c. Distribusi
teoritis
dapat
digunakan
untuk
menggambarkan berbagai
macam
laju
kerusakan;
d. Ukuran sampel
yang kecil
menyediakan
informasi
yang sedikit
mengenai proses
kegagalan.
Akan
tetapi
jika
sampel
konsisten
terhadap
distribusi
teoritis
maka
hasil prediksi yang lebih kuat dapat diperoleh;
e.
Distribusi
teoritis
lebih
mudah
untuk
digunakan
dalam
menganalisis proses
kegagalan yang kompleks.
Dalam
teori
Reliabilitas, variabel
yang
dipakai
adalah
variabel
acak
kontinu,
seperti jarak,
waktu, putaran,
temperatur. Bila
variabel acak adalah diskrit,
maka
fungsi
kegagalan tidak dapat ditentukan.
Pada
penelitian
ini,
distribusi
yang
digunakan adalah
distribusi
yang
sering
dipakai dalam teori kehandalan yaitu Distribusi Weibull.
2.14
Distribusi Weibull
Distribusi Weibull
ditemukan oleh
Waloddi
Weibull
pada
tahun
1937,
ia
mengklaim bahwa distribusi
ini
dapat
menjangkau berbagai
macam persoalan. Waloddi
Weibull
menemukan bahwa
metoda
Weibull
dapat
bekerja
dengan
sample
yang
sangat
kecil, bahkan dua
atau
tiga
kegagalan
untuk analisis
reliabilitas. Karakteristik
ini
sangat
penting
pada
permasalahan keselamatan aerospace
(luar
angkasa) dimana
dalam
ujian
|