Home Start Back Next End
  
31
2.4.2
Model-model Dalam Riset Operasi
Model
adalah
abstraksi
atau
penyederhanaan
realitas
sistem
yang
kompleks
di
mana
hanya
komponen-komponen
yang
relevan
atau
faktor-faktor
yang
dominan
dari
masalah
yang
dianalisis
diikutsertakan. Salah
satu
alasan
pembentukan
model
adalah
untuk 
menemukan 
variabel-variabel 
apa 
yang 
penting 
atau 
menonjol. 
Penemuan
variabel-variabel
yang
penting
itu
berkaitan
erat
dengan
penyelidikan
hubungan
yang
ada diantara variabel-variabel itu.
Model
dapat
diklasifikasikan dalam
banyak
cara,
misalnya
menurut
jenisnya,
dimensinya,
fungsinya,
tujuannya,
subjeknya,
atau
derajat
abstraksinya.
Kriteria
yang
paling biasa adalah jenis model. Jenis dasar itu meliputi (Sri Mulyono, 2004, p4):
 
Iconic (Physical) Model
Model
iconic
adalah
suatu
penyajian
fisik
yang
tampak
seperti
aslinya
dari
suatu
sistem
nyata
dengan
skala
yang
berbeda.
Contohnya
adalah
mainan
anak-anak, potret,
histogram,
maket,
peta
dll.
Model
iconic
dikatakan
diperkecil
atau diperbesar sesuai dengan ukuran
model apakah
lebih kecil atau
lebih besar dibanding sistem nyata. Biasanya
model
ini
menunjukan peristiwa
statistik.
 
Analoque Model
Model
analoque
lebih
abstrak
disbanding model
iconic,
karena
tak
kelihatan
sama
antara
model
dengan
sistem
nyata.
Contohnya pada
peta
dengan
bermacam-macam
warna
yang
menunjukkan
perbedaan
ciri,
contohnya
biru
yang
menunjukkan
air,
hijau
dataran
rendah
dan
lainnya.
Model
analoque
lebih
mudah
untuk
memanipulasi
dan
dapat
menunjukkan
situasi
dinamis
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter