|
32
model
ini
lebih banyak digunakan
daripada
model iconic karena kapasitasnya
yang besar untuk menunjukkan ciri-ciri sistem nyata yang dipelajari.
Mathematic (Symbolic) Model
Diantara
model-model sebelumnya,
model
mathematic
ini
bersifat
lebih
abstrak.
Model
ini
menggunakan seperangkat
simbol
mathematic
untuk
menunjukkan komponen-komponen
(dan
hubungan antar
mereka) dari
sistem
nyata.
Namun,
sistem
nyata
tidak
selalu
dapat
diekspresikan dalam
rumusan
matematik. Model mathematic yang paling banyak digunakan dalam
penelitian
operasional adalah
model mathematic
yang berupa persamaan atau
ketidaksamaan.
Model mathematic dibedakan menjadi 2, yaitu :
Deterministik
Dibentuk dalam situasi kepastian (certainty).
Keuntungan
model
ini
adalah dapat dimanipulasi dan diselesaikan lebih mudah.
Probabilistik
Model
probabilistik
meliputi
kasus-kasus
dimana
diasumsikan
ketidakpastian (unceratinty). Model ini umumnya lebih sulit dianalisa.
Selain
itu,
ada
2
jenis
model
tambahan
lagi
(Zainal
Mustafa
dan
Ali
Parkhan,
2000, p3) yaitu :
Model Simulasi
Yaitu
model
yang
meniru
tingkah
laku
sistem
dengan
mempelajari interaksi
komponen-komponennya.
|