|
40
dirumuskan
untuk
memilih
suatu
tindakan di
waktu
yang
akan
datang.
Oleh
karena itu, parameter-parameter yang dipakai akan didasarkan pada suatu
prediksi
mengenai
kondisi-kondisi di
masa
mendatang,
yang
dengan
sendirinya akan membawa suatu tingkat ketidakpastian.
2.6
Metode Simpleks
Karena
kesulitan
menggambarkan
grafik berdimensi
banyak,
maka
penyelesaian
masalah
LP
yang
melibatkan
lebih
dari
dua variabel
menjadi
tak
praktis
atau
tidak
mungkin.
Dalam keadaan
ini
kebutuhan
metode solusi
yang
lebih
umum
menjadi
nyata.
Metode
umum itu
dikenal
dengan
nama
algoritma
Simpleks
yang
dirancang
untuk
menyelesaikan
seluruh
masalah
LP,
baik
yang
melibatkan
dua
variabel
atau
lebih
dari
dua variabel.
Metode Simpleks merupakan prosedur aljabar yang bersifat iteratif, yang bergerak
selangkah
demi
selangkah,
dimulai
dari
suatu
titik
ekstrim pada
daerah
fisibel
(ruang
solusi) menuju ke titik ekstrim yang optimum.
2.6.1
Bentuk Baku Model Simpleks
Dalam
menggunakan
metode
simpleks
untuk
menyelesaikan
masalah-masalah
LP,
model
LP
harus
diubah
kedalam
suatu
bentuk
umum
yang
dinamakan
bentuk
baku. Beberapa aturan bentuk programa linear baku/standar:
1. Semua
batasan/kendala
adalah
persamaan
(dengan
sisi
kanan
yang
non-
negatif).
2. Semua variabel keputusan adalah non-negatif.
3. Fungsi tujuan dapat berupa maksimasi maupun minimasi.
|