Home Start Back Next End
  
51
Keunggulan dari
Six
Sigma
ialah
bahwa
metode
tersebut
mencoba
untuk
menterjemahkan pengertian
variasi
yang
semula
dalam
keadaan
‘acak-acakan’
menjadi
jelas ‘hitam putih’-nya dalam penentuan mampu atau tidaknya sebuah produk
memenuhi
kebutuhan pelanggan. Kepuasan dan peningkatannya
menjadi prioritas
tertinggi, dengan
demikian Six Sigma berusaha menghilangkan ketidakpastian pencapaian tujuan bisnis.
Jika kita dapat
mendefinisikan serta
mengukur customer requirements,
maka kita
akan
sanggup
untuk
menghitung
jumlah
defect
serta
output
(yield)
persen
barang
atau
jasa
yang
diproduksi dalam
keadaan
baik.
Perhitungan
level
sigma
dapat
dilakukan
dengan
pengkonversian nilai
yield
dengan
acuan
tabel.
Atau
dapat
juga
melalui
perhitungan
jumlah defect yang
terjadi dibandingkan dengan jumlah kesempatan produk
dapat
gagal.
Hasil
dari
perhitungan ini
dikenal
dengan
DPMO
(Defect
per
Million
Opportunities).
Dengan
Six
Sigma,
diharapkan dapat
tercapainya angka
defect
3,4
kejadian per 1.000.000 kesempatan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter