Home Start Back Next End
  
50
“2s” Quality
“6s” Quality
Gambar 2.3
Tampilan Kapabilitas Proses (Besar Sigma) Pada Kurva Normal
Untuk
lebih
mudahnya, Six
Sigma
dapat
dipahami
sebagai
sebuah
metode
yang
digunakan
untuk
meningkatkan
kualitas
produk
dan/atau
proses
sebagai
jawaban
atas
permintaan pelanggan dengan
mencegah cacat
(defect)
melalui
peminimalisiran variasi.
Variasi
sendiri
berarti
keberagaman yang
dimiliki
produk
yang
berada
diluar
kriteria
ketentuan
yang
diinginkan. Variasi
yang
tidak
diinginkan
menjadi
masalah
dalam
kualitas. Variasi dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :
Tabel 2.1 Tabel Perbedaan Jenis Variasi
Common Cause Variations
Special Cause Variations
Merupakan 
sifat 
bawaan 
dari 
sistem.
Memiliki status ‘in control
Memiliki status ‘out of control
Variasi 
bersifat 
stabil 
dan 
predictable
dalam rentang tertentu
Tidak dapat diprediksi kapan dan dimana
terjadi juga dampak dari variasi tersebut
Pengurangan 
variasi 
dilakukan 
dengan
‘mengubah
sistem’
(redesign
proses,
membeli teknologi baru dll)
Pengurangan 
variasi 
dilakukan 
dengan
menelusuri 
jejak 
dan 
mengidentifikasi
akar penyebab yang spesifik
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter