|
5
2.1.2 Bahaya Botol Plastik Bagi Kesehatan
Sebagian besar masyarakat, terutama
kawula
muda, mempunyai kebiasaan
memakai
ulang
botol
plastik
dari
minuman
siap
saji
seperti
air
mineral
atau soft
drink
(minuman
ringan)
yang
kini beredar
luas
di
pasaran.
Kebiasaan
ini
tidak
baik,
karena
bahan plastik botol, yang disebut juga sebagai polyethylene terephthalate atau PET,
mengandung zat-zat karsinogen (atau DEHA) yang disinyalir sebagai penyebab kanker.
Sehingga, botol plastik jenis ini hanya aman untuk dipergunakan satu sampai dua kali
saja,
karena
botol
ini
memang
dirancang
seperti
itu
untuk
memudahkan
sistem daur
ulangnya. Pemakaian berulang-ulang, dengan cara
mencuci botol
terlebih dahulu,
malah
akan merusak lapisan plastik pada botol tersebut
dan
secara
potensial
menyebabkan
kebocoran
zat
karsinogen
ke
dalam
air
yang diminum. Seorang professor dari Idaho
University, Margrit
von
Braun,
mengatakan bahwa semakin sering botol plastik tersebut
digunakan, semakin banyak pula zat-zat lain yang dapat masuk ke dalam air dalam botol
tersebut.
2.1.2.1 Pembentukan Plastik
Kebanyakan plastik yang kita gunakan sehari-hari, secara kimiawi adalah bukan
bahan
alami
(non-natural
material),
melainkan
bahan
buatan
atau
"material
sintetik"
(synthetic
material)
yang
merupakan
"polimer"
yang
dihasilkan
dari
proses
"polimerisasi".
Polimerisasi adalah proses penggabungan dua atau lebih molekul dari senyawa
kimia
sama
atau
serupa
untuk
membentuk
molekul lebih besar dan kuat, sehingga
dihasilkan formasi senyawa kimia baru dengan rumus kimiawi empirik sama tapi dengan
berat
molekular
berbeda,
yang
disebut
polimer.
Plastik
dihasilkan
dengan
cara
seperti
|