|
9
2.2.4 Suku Bugis
Suku bugis berasal dari Sulawesi Selatan. Suku Bugis terdiri dari 14 suku
rumpun Bugis, antara lain Suku Bentong, Bugis, Campalagian, Duri, Enrekang, Kono
Pagunungan,
Konjo
Pesisir,
Luwu,
Maiwa,
Suku
Makassar,
Mamuju,
Mandar,
Pannei
dan Ulumanda. Suku Bugis tersebar di propinsi-propinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi
Tengah, Irian Jaya Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Riau dan Riau
kepulauan, bahkan Malaysia dan
Brunei
Darussalam. Suku
Bugis tergolong dalam suku
Deutero Melayu atau Melayu muda. Masuk ke
Nusantara setelah gelombang migrasi
pertama dari daratan Asia, tepatnya dari Propinsi Yunan, Cina. Beberapa Kerajaan Bugis
klasik
yang
besar
antara
lain
Luwu,
Bone,
Wajo,
Soppeng,
Suppa
dan
Sawitto,
Sidenreng dan Rappang.
Nama
Bugis
berasal
dari
kata
to
ugi. Yang
berasal
dari
La
Sattumpugi,
raja
pertama
Kerajaan
Cina
di
Jazirah
Sulawesi Selatan,
tepatnya
di
Kecamatan
Pammana,
Kabupaten
Wajo.
Rakyat
La
Sattumpugi
pada
waktu
itu
menyebut
mereka
sebagai
to
ugi,
yang
berarti
pengikut
dari
La
Sattumpugi. La
Sattumpugi
adalah
ayah
dari
We
Cu
Dai yang merupakan istri Sawerigading. Bahasa suku bugis disebut Bahasa Ugi, yang
memiliki
tulisan
huruf Bugis,
yang
diucapkan
dengan
bahasa
Bugis
sendiri.
Huruf ini
sudah ada sejak abad ke-12.
Mata pencaharian
masyarakat Bugis kebanyakan adalah petani dan
nelayan karena
mereka tersebar didaratan rendah yang subur dan pesisir.
|