Home Start Back Next End
  
21
meningkatkan
taraf
hidup
(k)
terjadi
karena
adanya
rangsangan
teknologi
media
rekam,
yang 
kemudian 
ditanggapi   oleh   Mardayana   sehingga   menghasilkan   pakeliran
bentuk   batu.   Adanya   perubahan   bentuk   karya   seni   yang   dihasilkan   Nardayana
berpengaruh pada fungsi dan makna wayang kulit karena telah dipoles denganteknologi.
Wayang
Kulit
dalam
fungsinya
sebagai
hiburan
seni
media
bermakna ekonomis
disamping
makna
lainnya.
Beberapa
hal
yang
perlu diperhatikan untuk dapat
mempengaruhi
pembeli,
benda/barang haruslah
dikemas
dengan
baik
sehingga
secara
emosi
seseorang
berkeinginan
untuk
memilikinya. Kemasan
yang
baik
dan
indah
dihasilkan oleh polesan
kreativitas
dan
teknolugi
yang
memadai
sehingga ia
mempunyai
nilai
jual
yang
tinggi.
Kemasan
yang
dimaksud
disini
adalah
sebagai
berikut:
1)
Keterampilan
mengemas
cerita
yang
dipertunjukan.
2)
Keterampilan
mengemas
kritik
sosial
kekinian
ke
dalam
humor.
3) 
Keterampilan
dalam
mengatur
alur
cerita
(dramatiknya),
4)
Keterampilan
menarikan
wayang, dan 5) yang tidak kalah pentingnya adalah pemberian "label" dan kemasan promosi.
IV. Kesimpulan
Berdasarkan
temuan
di
lapangan
masih
ada
sebagian
masyarakat
yang
menghendaki
seni
pewayangan
tidak
hanyut
mengikuti
perkembangan
zaman.
Artinya
seni
pewayangan
harus
sesuai dengan pakem. Hal demikian oleh sebagian
informan/seniman akan dapat
mem-
belenggu
kreativitas
"dalang",
tetapi sebagian
yang
lainnya
berpandangan
bahwa
seni
pewayangan
harus
terus
dikembangkan, Oleh karena
hanya
dengan
melakukan
kreasi
dan
inovasi, pertunjukan wayang kulit akan lebih menarik untuk ditonton.
Keberadaan
seniman
wayang
kulit
dalam
meraih
popularitas
tidak
bisa
terlepas
dari
pengaruh  teknologi  modern,  seperti  media  rekam
dan
media
massa
(TV  dan
radio).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter