|
29
sudah
meninggal. Itu namanya
gosip,
namanya juga
seniman atau
selebritis kan
biasa
diisukan, ha, ha, ha...
Seberapa banyak Anda pentas dalam satu hari?
Kalau dulu saya pernah pentas satu
malam dua kali. Misalnya pukul
20.00
sampai
22.30 wita,
lalu
sisanya
ke
tempat
lain.
Karena
orang
senang,
maka
jam
berapa pun
orang
akan
menunggu.
Sekarang saya
enggak
mau
seperti itu,
semalam
hanya
pentas
sekali
saja.
Sebab
persiapan
untuk pentas satu kali
itu
lama sekali. Selain
itu,
sekarang
saya
bekerja sama dengan sanggar. Personelnya berasal dari
desa-desa
yang
jauh.
Biasanya,
personel
kami
30
orang
termasuk
penabuh,
gerong,
dan pendamping-
pendamping saya.
Normalnya, kami
mulai
pentas
pukul
21.00
wita,
pukul
19.00
sudah
sampai di tempat.
Apakah ada pesan-pesan yang diselipkan penanggap wayang Anda?
Itu
tidak
tentu.
Kalau
penanggapnya
ingin
memasukkan
pesan
dalam pertunjukan
wayang,
biasanya
disampaikan
jauh
jauh
hari
saat
ia
pesan
untuk
pementasan. Lebih
banyak
diserahkan pada
kreasi
kami. Biasanya saya
pentas
dalam
rangka
upacara,
misalnya upacara manusia yadnya atau dewa yadnya.
Usia
Anda
masih
muda,
namun
seakan
sudah
jadi
dalang
senior, bagaimana
perasaan
Anda?
Maaf,
saya
bukan
merasa diri
senior.
Saya
masih tetap belajar. Sejak
umur
delapan
tahun
saya
sudah
mulai
belajar
mendalang.
Saya
pakai
wayang
kertas
atau
|