|
15
digambarkan
memegang alat pancing
ikan atau kail di
tangan kanannya dan
membawa
seekor ikan tai di tangan kirinya.
Menurut
Picken
(1994
:
120),
Daikokuten
adalah
salah
satu dari
tiga
dewa
yang
berasal
dari
India
yang
terdapat
dalam Shichifukujin.
Dalam Shinto,
Daikokuten
sama
dengan
Okuninushi no Mikoto. Daikokuten biasanya
digambarkan
bertubuh
gemuk
dan
berwajah
tersenyum.
Dia
digambarkan
sedang
berdiri
atau
duduk
di
atas
dua
karung
beras
dan
memegang
sebuah
palu
kayu
ajaib
pengabul
di
tangan
kanannya
dan
membawa
tas
karung
besar
yang
berisi
harta
yang
digantungkan
di
pundak
kirinya.
Dewa Daikokuten merupakan dewa kekayaan.
Menurut
Ono
(1998
:
83),
berbagai
bentuk
hiburan
yang
diadakan
di
kuil Shinto
antara lain tarian-tarian suci (kagura), musik klasik (gagaku), nyanyian, tari-tarian klasik
(bugaku) dan drama (noh).
Menurut
Picken
(1994
:
178), kagura
merupakan
tarian
Jepang
klasik
yang
dimainkan oleh
gadis kuil (miko). Tarian
mempunyai
tempat yang sangat penting dalam
Shinto, tarian
itu
merupakan tarian
yang
membuat Amaterasu keluar dari
gua.
Tarian
ini
dilakukan
untuk
membuat
dewa
senang.
Sedangkan bugaku
merupakan
aliran
lain
dari
tarian Jepang klasik dengan musik spesial. Biasanya bugaku sering diadakan di kuil.
Cerita
dari
drama noh
merupakan
akar
dalam
Shinto.
Dalam
drama
noh,
kami
digambarkan dalam berbagai macam syair kepahlawanan.
Menurut Ono (1998 : 55), berbagai bentuk dari pertunjukkan, seperti tarian, drama,
seni
memanah
dan
gulat,
adalah
beberapa kegiatan
yang
dilakukan
untuk
menghormati
dan menyembah kami.
Menurut Picken (1994 : 183), gagaku terdapat di dalam festival dan di dalam ritual
keagaman
Shinto.
Gagaku
merupakan
musik
klasik
yang
menggunakan
bermacam-
|