|
9
bahwa
para pelanggan inti menyumbangg banyak sekali keberhasilan perusahaan
mereka.
7. Ciptakan komunitas pelanggan. Para pemasar radikal mendorong pelanggan mereka
menganggap diri
mereka
sebagai
komunitas,
dan
merek
sebagai
pemersatu
komunitas
itu.
8. Pikirkan kembali bauran pemasaran. Tekhnik pemasaran pemasar radikal sering
sangat
berbeda
dengan tekhnik
yang
digunakan oleh para
pemasar
tradisional.
Sebagai
contoh,
pemasar
tradisional
berupaya
untuk menjangkau
khalayak
luas
via
periklanan
berskala besar, sementara pemasar radikal menggunakan
iklan terobos langsung
dengan ciri kampanye iklan yang singkat dan bersasaran.
9.
Perhatikan
pendapat
umum.
Peusahaan
kecil
dengan
sumber
daya
terbatas
tidak
dapat
berharap
untuk
mampu
bersaing
dengan para
pesaing besar
tanpa
gagasan
pemasaran yang
segar
dan
berbeda.
Dengan
demikian
pemasar
radikal misalnya,
membatasi
distribusi
sehingga
dapat mnciptakan kesetiaan
dan
komitmen dari
para
distributor dan pelanggan.
10.
Berpeganglah
pada nilai
nyata merek. Para
pemasar
radikal
terobsesi
pada
keterpaduan merek, dan mereka senantiasa berpikir tentang mutu.
2.1.5 Definisi Modern Tugas Pemasaran
Berdasarkan pendapat
Philip
Kotler
(2005,
p11)
dipahami
bahwa
pada
awalnya
definisi
tugas
pemasaran hanya
berfokus
pada aktifitas
dalam mencari
pelanggan
atau
konsumen
yang
berorientasi
terhadap
perolehan
keuntungan sebanyak-banyaknya,
dan
untuk
melakukan
hal
itu
diperlukan
pengorbanan
baik
waktu
dan materi
secara
besar-
besaran.
Beberapa
faktor
seperti
jarangnya
para
pesaing,
tekhnologi
informasi
yang
|