|
27
M
enurut Committee
o
f
Sponsoring Organizations (M oscove
et al.,
2001, p .211), Pengendalian
internal adalah sebuah p roses y ang dip engaruhi
oleh
dewan
dir eksi,
manajemen
dan
p
ihak-p ihak
lainny a
y
ang
diran can g
untuk
meny ediakan
jaminan
y
an g
lay ak
men genai
p
encap aian
tujuan
organ isasi.
M
enurut
Boockholdt
(1999,
p
.398), p engendalian
internal
adalah
sebuah
p
roses
(process)
y
ang
dip engaruhi
oleh
or ganisasi
(peop le) untuk
meny ediakan k ey akinan
y
ang
memadai (reasonable assurance)
atas
tercap ainy a tujuan-tujuan organisasi (objectives).
Dari p enjelasan d iatas, dap at
disimp ulkan bahwa Pengendalian internal
merup akan
sebuah
p
roses
y
ang
men cakup
p
eraturan-p eraturan,
kebijakan-
kebijak an, dan p roses
sistem
informasi y ang digunak an oleh dewan d ireksi,
manajemen,
dan
p
ihak-p ihak
lainny a
untuk
menjamin
tercap ainy a
tujuan-
tujuan organ isasi.
2.3.2
Tujuan Sistem Pengendalian Internal
M
enurut
Wilkinson et
al.
(2000), tujuan p en gendalian
internal
adalah
sebagai ber ikut:
1.
Semu a jasa y ang dilakukan oleh p egawai, termasuk jam ker ja p ada jenis
p
ekerjaan tertentu, misalny a p roduksi, dicatat secara akurat dan cep at.
2.
Semu a
p
egawai
dibay ar
berdasark an
kontrak
kerja
atau
kebijak an
lainny a.
3.
Semu a
paycheck dihitung
secara
akur at,
dengan
tunjan gan,
p
otongan
dan insentif lainny a.
|