|
69
Beberapa perusahaan
hanya
melakukan sedikit
perencanaan
untuk
memenuhi
kebutuhan
pegawai jangka
panjang,
sedangkan
perusahaan
lain
menggunakan simulasi
komputer
untuk
menentukan
jumlah
dan
tipe
pegawai
yang
dibutuhkan.
3.
Strategi
pelatihan dan pengembangim.
Beberapa
perusahaan
memperbolehkan
pegawainya
untuk
mengembangkan
potensi
sambil
bekerja,
sedangkan
perusahaan
lain
mempersiapkan
pelatihan
kepada pegawai dengan
hati-hati sebelum
memberi tugas
pada
pegawai
tersebut.
4.
Strategi
penilaian performa.
Beberapa
perusahaan
menggunakan penilaian performa
dengan
cara
yang
informal
seperti
memberitahukan
kinerja pergawai
kepada
pegawai
tersebut
dalam keadaan
santai,
sedangkan perusahaan
lain
menggunakan
wawancara
·
·formal
dalam
penilaian
performanya.
5.
Strategi
kompensasi.
Beberapa
perusahaan
membayar
di
bawah
harga pasar,
sedangkan
perusahaan
lain·
merribayar' di
atas harga pasar. Beberapa
perusahaan
|