|
24
2.1.6
Brand (Merek)
Menurut Durianto, Sugiarto dan Sitinjak (2004, p2), merek adalah nama,
istilah,
tanda, simbol, rancangan, atau
kombinasi
hal-hal
tersebut untuk
mengidentifikasi
barang
atau
jasa seseorang atau sekelompok penjual
dan untuk
membedakannya dari produk pesaing dan merek merupakan nilai tangible
dan
intangible
yang
terwakili
dalam
sebuah
merek
dagang
(t®ademark)
yang
mampu
menciptakan nilai
dan pengaruh tersendiri di pasar
bila dikelola dengan tepat. Saat
ini
merek
sudah
menjadi
konsep
yang
kompleks
dengan
sejumlah
ratifikasi
teknis
dan psikologis.
Menurut Aaker
yang dikutip dari
merek
adalah nama atau simbol yang bersifat membedakan (baik berupa logo,
cap/kemasan)
untuk
mengidentifikasikan
barang/jasa
dari penjual/kelompok penjual
tertentu. Tanda
pembeda
yang
digunakan suatu
badan
usaha
sebagai
penanda
identitasnya dan
produk barang atau jasa yang dihasilkannya kepada konsumen, dan
untuk
membedakan
usaha
tersebut
maupun
barang
atau
jasa
yang
dihasilkannya
dari
badan usaha
lain. Merek
merupakan
janji penjual
untuk
secara
konsisten
memberikan keistimewaan, manfaat dan jasa tertentu kepada
pembeli.
Merek-merek
terbaik memberikan jaminan mutu, akan tetapi merek lebih dari sekedar simbol.
Menurut Susanto
dan Wijanarko (2004, p5)
merek adalah nama atau simbol
yang
diasosiasikan
dengan produk
atau jasa
dan menimbulkan
arti
psikologis atau
asosiasi. Merek
bukan hanya
apa
yang tercetak
di
dalam
produk atau kemasannya,
tetapi
termasuk
apa
yang ada
di
benak
konsumen
dan
bagaimana
konsumen
mengasosiasikannya.
Jadi
dapat
disimpulkan,
merek
adalah
satu
identitas
yang
mengidentifikasi
produk
tertentu serta menjadi ciri
khas yang memiliki nilai tertentu di benak
|