|
22
Extraversi.
Extraversi,
atau
bisa
juga
disebut faktor
dominan-patuh
(dominance-
submissiveness).
Faktor
ini
merupakan
dimensi
yang
penting
dalam
kepribadian,
dimana extraversi ini
dapat
memprediksi
banyak tingkah
laku
sosial. Menurut
penelitian,
seseorang
yang memiliki
faktor
extraversi
yang
tinggi,
akan
mengingat
semua interaksi sosial,
berinteraksi dengan lebih
banyak orang
dibandingkan dengan
seseorang
dengan
tingkat extraversi
yang
rendah.
Dalam
berinteraksi,
mereka
juga
akan lebih
banyak memegang
kontrol
dan keintiman. Peerg®oup mereka juga
dianggap
sebagai
orang-orang
yang
ramah,
fun-loving, affectionate, dan
talkative
(Panggabean, 2009).
Extraversi dicirikan dengan efek positif seperti memiliki antusiasme yang
tinggi, senang bergaul, memiliki emosi
yang positif, energik, tertarik dengan banyak
hal, ambisius,
workaholic juga ramah
terhadap orang lain. Extraversi memiliki tingkat
motivasi yang tinggi dalam bergaul, menjalin hubungan dengan sesama dan juga
dominan
dalam
lingkungannya.
Extraversi
dapat
memprediksi perkembangan
dari
hubungan sosial. Seseorang
yang memiliki tingkat extraversi
yang
tinggi
dapat lebih
cepat
berteman
daripada seseorang
yang memiliki
tingkat
extraversi
yang
rendah.
Extraversi
mudah
termotivasi oleh
perubahan,
variasi
dalam
hidup,
tantangan
dan
mudah
bosan.
Sedangkan orang-orang dengan tingkat
extraversi rendah
cenderung
bersikap tenang
dan menarik diri dari lingkungannya (Panggabean, 2009). Jadi
bisa
disimpulkan dimensi
ini mencakup tingkat
kesenangan
seseorang
akan hubungan.
Orang-orang extravert cenderung
suka
berkelompok,
tegas,
dan
mampu
bersosialisasi. Kaum introvert cenderung pendiam, malu-malu, dan tenang
(Robbins,2006, p125).
Keterbukaan terhadap pengalaman.
|