|
25
saat
kepuasan
kerja
rendah,
tetapi
hubungan
relatif
lemah saat kepuasan
tinggi (Luthans, 2006, p234).
Kesungguhan
merupakan
hal
yang
kompleks
dan
bukan
satu-
satunya
jawaban
untuk
kinerja.
Hal
ini menimbulkan
aliran
penelitian
baru
yang mendukung efek interaktif yang dihipotesis antara kesungguhan dan
ekstraversi
dan
sifat
menyenangkan terhadap
kinerja
dan
interaksi
dari
kesungguhan
dan
keterbukaan
terhadap
pengalaman
dan
perilaku
kreatif.
Juga muncul
penelitian
mengenai efek
mediasi dan moderating
terhadap kesungguhan
saat
dipengaruhi
oleh
berbagai
dinamika
perilaku
organisasi.
Dengan
kata
lain,
tanpa mendalami
analisis
tersebut,
secara
sederhana
dapat
dikatakan bahwa
ada
hal
yang
begitu
kompleks berkaitan
dengan
dampak
ciri
kepribadian
dari
kesungguhan
terhadap
berbagai
variabel yang berhubungan dengan pekerjaan. Akan tetapi, ini adalah
wilayah
kepribadian
dimana
terdapat bukti
penelitian
yang
cukup
untuk
menyimpulkan
bahwa
kesungguhan
sebaiknya
mendapat
perhatian
ketika
kita
berusaha
memahami
dampak
ciri
kepribadian terhadap
kinerja,
kepuasan kerja, dan motivasi kerja; dan secara pragmatis
kesungguhan juga
perlu
diperhatikan
dalam proses seleksi
personel untuk
sebagian
besar
pekerjaan (Luthans, 2006, p234-235).
b. Dampak Ciri Lainnya
Meskipun kesungguhan
memiliki
hubungan
paling
konsisten
dengan
kinerja dan dengan demikian paling banyak diperhatikan, empat ciri lainnya
juga memiliki beberapa penemuan yang menarik. Sebagai contoh, studi
yang
melibatkan perserta
dari beberapa negara Eropa,
beberapa
kelompok
pekerjaan,
dan
berbagai metode
pengukuran
kinerja
menemukan
bahwa
kesungguhan
dan
stabilitas
emosi
berhubungan
dengan
semua
ukuran
dan
|