Home Start Back Next End
  
37
giat
mereka bekerja, seberapa
bantuan
yang
mereka
peroleh,
kondisi
tempat
mereka
bekerja,
keadaan
emosi dan
fisik
pada
saat
itu, tingkat
perkembangan
dari
waktu
ke
waktu, 
bias 
selektif 
bagaimana 
mereka 
memonitor 
dan 
menentukan 
pencapaian
mereka.”
Dengan
kata
lain,
efikasi
tergantung
pada
bagaimana
interpretasi
invidu
dan
proses keberhasilan secara kognitif (Pervin, 1999, p181).
Pengalaman Penguasaan atau Pencapaian Kinerja
Pengalaman Pribadi dan Pemodelan
Persuasi Sosial
Efikasi Diri
Peningkatan Fisik dan Psikologis
Gambar 2.1 Sumber Informasi Utama untuk Efikasi Diri
Sumber : Luthans, 2006, p341
Menurut
kepentingannya,
sumber
utama
efikasi
diri
adalah
sebagai
berikut
(Luthans,
2006, p341-342):
1.   Pengalaman penguasaan (mastery experience) atau
pencapaian kinerja.
Inilah
yang
paling
kuat dalam
membentuk
keyakinan efikasi karena
merupakan
informasi
langsung
mengenai
kesuksesan.
Akan tetapi,
sekali lagi,
perlu
ditekankan
bahwa
pencapaian
kinerja
tidak berarti
sama dengan
efikasi
diri.
Proses situasi
maupun
kognitif
(misalnya,
persepsi
kemampuan seseorang) yang
berkaitan
dengan
kinerja
akan mempengaruhi
penilaian dan keyakinan efikasi diri.
Bandura juga menunjukkan
bahwa
pengalaman
yang diperoleh
melalui
usaha
terus-menerus
dan
kemampuan
untuk
belajar membentuk efikasi
yang kuat
dan
fleksibel.
Akan
tetapi, efikasi yang
dibangun
dari
kesuksesan
yang
datang dengan
mudah
tidak
akan
bertahan ketika
muncul berbagai kesulitan, dan efikasi diri tersebut akan berubah dengan cepat.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter