Home Start Back Next End
  
39
untuk
membentuk
efikasi dengan
memberikan
informasi
objektif
dan
melakukan
berbagai
tindakan
tindak
lanjut
untuk
membentuk
kesuksesan
seseorang.
Persuasi
sosial lebih
berguna
untuk menghapus kesenjangan saat orang mulai berjuang atau
ragu
pada
diri
sendiri
ketika
mereka melakukan
tugas,
daripada
dilakukan untuk
membangun efikasi pada tugas baru.
4.   Peningkatan
fisik
dan
psikologis.
Orang
sering
mengandalkan
perasaan
mereka,
secara fisik dan emosi, untuk menilai kapabilitas mereka. Lebih dari sumber informasi
lainnya,
jika
ada
hal-hal
negatif
(misalnya, orang
sangat
lelah
dan
atau
tidak
sehat
secara fisik atau cemas/depresi dan atau merasa
tertekan), maka
hal
tersebut akan
sangat mengurangi efikasi. Pada sisi lain, jika keadaan fisik dan mental dalam
keadaan baik, maka kondisi tersebut tidak perlu memberi kontribusi pada efikasi
individu. Kesimpulannya, jika individu berada dalam kondisi mental dan fisik yang
sehat,
maka
hal
ini
merupakan
titik
awal
yang
baik
untuk
membangun
efikasi.
Kondisi
tersebut
juga
meningkatkan efikasi seseorang
pada tugas
yang
menuntut
kondisi fisik dan atau psikologis yang baik.
Berkaitan
dengan
perilaku
organisasi
dan
manajemen
sumber
daya
manusia,
setiap
sumber efikasi bersifat lunak dan dapat diubah. Sebagaimana telah dibahas, efikasi diri dapat
berubah
dan bukan merupakan trait.
Dengan kata lain, efikasi diri dapat ditingkatkan melalui
pelatihan
dan
pengembangan
yang
ditargetkan
pada
keempat
sumber
tersebut
(Luthans,
2006, p342).
Orang
perlu rasa
efikasi yang
kuat sebelum
mereka
mencoba menerapkan apa
yang
mereka
pelajari
dan
sebelum
mereka
mencoba
mempelajari
hal
baru.
Mereka
perlu
yakin
akan
kemampuan
diri
untuk
berkinerja
lebih
baik dalam pekerjaan yang tidak selalu
mendukung. 
Keyakinan 
ini 
membantu 
mereka 
selamat 
dari 
penolakan. 
Hal 
ini 
juga
membantu  mereka  bertekun  menghadapi  tantangan  dan  kemunduran.  Efikasi  diri  tidak
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter