Home Start Back Next End
  
46
Mengalahkan lawan atu musuh
tepat dan termasuk dalam klub elit
Mempunyai hak istimewa eksekutif
Kebutuhan akan Afiiasi
Disukai banyak orang
Diterima 
sebagai 
bagian 
kelompok
atau tim
Bekerja  dengan  orang  yang  ramah
dan kooperatif
Mempertahankan
hubungan
yang
harmonis dan mengurangi konflik
Berpartisipasi  dalam  aktivitas  sosial
yang menyenangkan
Sumber : Luthans, 2006, p273
2.4.4 Pendekatan Motivasi Kerja
Terdapat tiga pendekatan umum untuk motivasi kerja, yaitu teori kepuasan (content)
muncul
pada
pergantian
abad
20,
saat
pelopor
seperti
frederick
W.Taylor,
Frank
Gilberth,
dan
Henry L.
Gantt mengajukan model insentif upah
untuk memotivasi
pekerja. Selanjutnya
muncul
gerakan
hubungan manusia,
dan
kemudian
teori
kepuasan
Maslow, Herzberg,
dan
Alderfer.  Setelah  gerakan  kepuasan  adalah  teori  proses. 
Berdasarkan 
konsep 
kognitif
harapan,
teori
proses
paling
berhubungan
dengan
karya
Victor
Vroom,
serta
Lyman
Porter
dan
Ed
Lawler.
Baru-baru
ini,
teori kontemporer
seperti
teori
ekuitas dan
keadilan
organisasi/prosedur banyak dibahas dalam motivasi kerja (Luthans, 2006, p279).
2.4.4.1 Teori Kepuasan Motivasi Kerja
Teori
ini
menentukan apa
yang
memotivasi
orang
dalam
pekerjaan.
Ahli
teori
kepuasan  
berfokus
pada
identifikasi kebutuhan dan
dorongan pada
diri seorang dan
bagaimana
kebutuhan
dan dorongan tersebut
diprioritaskan (Luthans, 2006, p280). Teori ini
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter