![]() 55
Gaji
Pekerjaan itu sendiri
Hubungan antarpribadi, penyelia
Tanggung jawab
Kondisi kerja
Kemajuan
Sumber : Luthans, 2009, p283
a)
Faktor Motivasi
Faktor
pemuas
yang
disebut
juga
motivator,
merupakan
faktor pendorong
seseorang untuk berprestasi yang bersumber dari dalam diri orang yang
bersangkutan (intrinsik). Faktor ini menyangkut kebutuhan psikologis seseorang
akan
perasaan sempurna dalam melakukan pekerjaan. Faktor motivasi berhubungan
dengan
penghargaan
terhadap
pribadi yang
secara
langsung berkaitan
dengan
pekerjaan,
misalnya
kursi yang
empuk, penempatan
yang
tepat,
dan
sebagainya
(Sutrisno, 2009, p143).
b)
Faktor Higienis
Faktor
ini
merupakan
faktor
yang
berkaitan
dengan pemenuhan kebutuhan
untuk memelihara keberadaan karyawan sebagai manusia, higienis
ketentraman dan
kesehatan (Sutrisno, 2009, p142).
Faktor-faktor higienis adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan hakikat
manusia
yang ingin memperoleh ketentraman badaniah. Kebutuhan kesehatan ini
merupakan
kebutuhan
yang
berlangsung terus- menerus
karena kebutuhan ini akan
kembali
pada
titik
nol setelah
dipenuhi.
Hilangnya
faktor-faktor higienis
ini
dapat
menyebabkan
timbulnya
ketidakpuasan
dan
absennya
karyawan,
bahkan dapat
menyebabkan banyak
karyawan yang keluar
(Sutrisno, 2009, p142).
Faktor-faktor
higienis
ini
perlu
mendapat
perhatian
yang
wajar
dari
pimpinan,
agar
kepuasan
dan
kegairahan bekerja
bawahan
dapat
ditingkatkan.
Faktor-faktor higienis bukanlah merupakan motivasi bagi
karyawan,
tetapi
|