|
56
merupakan
keharusan
yang
harus
diberikan
pimpinan
kepada
mereka
demi
kesehatan dan kepuasan bawahan
(Sutrisno, 2009, p142).
5.
Clayton P. Aldefer dengan Teori ERG
Peluasan lebih lanjut dari
Herzberg dan terutama teori kepuasan dari
motivasi
kerja
Maslow
dilakukan
oleh Clayton
Alderfer.
Dia
merumuskan
model
kategori
kebutuhan
yang lebih
sejalan
dengan
bukti
empiris
yang
sudah
ada.
Dia
merasa
bahwa
ada
nilai
dalam mengkategorikan
kebutuhan
dan
bahwa
ada
perbedaan
mendasar antara
kebutuhan
dengan urutan rendah
dan
kebutuhan
dengan urutan lebih tinggi (Luhans, 2006, p285).
Aldefer
mengidentifikasikan
tiga
kelompok
kebutuhan
:
eksistensi
(existence), hubungan
(®elatedness), dan
perkembangan
(g®owth), yang
kemudian
disebut teori ERG (Luthans, p285).
a. Eksistensi (existence)
Eksistensi merupakan kebutuhan seseorang untuk dapat dipenuhi dan
terpelihara
keberadaan
yang
bersangkutan
sebagai
seorang manusia
ditengah-
tengah masyarakat
atau
perusahaan.
Eksistensi
ini
meliputi
kebutuhan
psikologi
(rasa lapar, haus, tidur) dan
kebutuhan rasa aman.
Oleh
karena kebutuhan ini amat
mendasar
untuk
dipenuhi
dengan
sebaik-baiknya,
agar
konsentrasi
pikiran dan
perhatian karyawannya
terpusat
untuk
melaksanakan
pekerjaan
(Sutrisno, 2009,
p148).
b. Hubungan (relatedness)
Hubungan
merupakan
keterkaitan antara sesseorang
dengan
lingkungan
sosial sekitarnya.
Setiap orang
dalam hidup
dan
pekerjaannya selalu
berhubungan
dengan
orang.
Dalam
teori
ini
hubungan
mencakup
semua kebutuhan
yang
melibatkan
hubungan
seseorang
dengan
orang
lain.
mereka
akan
terlibat dalam
kegiatan saling
menerima,
pemberian
pengertian,
dan
sebagainya
yang
merupakan
|