|
57
proses
hubungan.
Kebutuhan
ini
sebanding
dengan
kebutuhan
rasa
aman,
kebutuhan sosial dan sebagaian kebutuhan prestise dalam teori Maslow. Seorang
pemimpin
yang
mempunyai
bawahan
haruslah
memerhatikan
kebutuhan
hubungan
ini
yang terdapat pada
diri setiap orang, dan berupaya untuk memenuhinya dengan
sempurna (Sutrisno, 2009, p148).
c. Perkembangan (growth)
Kebutuhan akan
pertumbuhan dan perkembangan ini merupakan kebutuhan
yang
berkaitan
dengan
pengembangan potensi
diri
seseorang, seperti
pertumbuhan
kreativitas
dan
pribadi.
Kebutuhan
ini
sebanding
dengan
dengan
kebutuhan
harga
diri dan perwujudan diri. Dalam kebutuhan ini akan dikombinasikan kedua kebutuhan
ini. Walaupun dilihat dari kebutuhan masing-masing yang amat berbeda. Akan tetapi,
fokus perhatian dan
perkembangan, maka cara pengkombinasian ini dapat diterima.
Bila
kebutuhan
ini
dapat
dipenuhi,
diikuti
pribadi yang
bersangkutan
mendorong
dirinya untuk secara penuh mengembangkan
kapasitas pribadinya sendiri (Sutrisno,
2009, p148-149).
Teori
ini
dimaksudkan
untuk
memperbaiki
beberapa
kelemahan
teori
Maslow. Dalam memodifikasi ini memanfaatkan kelima tingkat kebutuhan Maslow
menjadi
tiga
macam kebutuhan saja.
Untuk setiap
orang
perlu
memenuhi tiga
kebutuhan tersebut dengan sebaik-baiknya (Luhans, 2006, p285).
Teori ERG ini membedakan dua hal dasar, yaitu (Sutrisno, 2009, p149):
1)
Memecahkan
kebutuhan-kebutuhan
ke
dalam
tiga
kategori
:
kebutuhan
eksistensi
(kebutuhan
fundamental), kebutuhan
hubungan
(kebutuhan
akan
hubungan
interpersonal),
dan
kebutuhan pertumbuhan
(kebutuhan
kreativitas
personal atau pengaruh produktif).
2)
Lebih penting menekankan bahwa bila kebutuhan yang lebih tinggi dikecewakan,
kebutuhan
yang
lebih
rendah
walaupun
sudah
dipenuhi
akan
muncul
kembali.
|