![]() 44
p
elay anan
baru,
p
eny erahan
baran g
tep at
waktu,
dan
dengan
men gur an gi
biay a
inventarisasi.
5. Kekuatan tawar konsumen
Ketika p elanggan
terkonsentrasi atau
jumlahny a besar,
atau
membeli dalam
jumlah
bany ak,
kekuatan
tawarny a
merup akan
kekuatan
utama
y
ang
memp engaruhi intensitas p elanggan dalam suatu industri.
Gambar 2.11 M odel lima k ekuatan p ersaingan Porter dalam Industri
Sumber
:
David (2004, p 145)
2.7 Value Chain
M
enurut
Porter, Bisnis
suatu p erusahaan
dap at
digamb arkan
sebagai
rantai
nilai
(value
chain),
y
aitu total p endap atan dikurangi
total
biay a
seluruh
aktivitas
y
ang
dilakukan
untuk
men gemban gk an dan
memasark an
suatu p roduk atau jasa
sama
den gan
atau
men ghasilkan
n
ilai.
Semu a
p
erusahaan
dalam
industri
tertentu
memp uny ai
rantai
nilai
serup a,
y
ang terdiri d ari
aktivitas
sep erti
membeli bah an baku,
mendesain p roduk,
memban gun
f
asilitas
manufaktur,
membuat
p
erjanjian k erja
sama, dan
member ikan p
elay anan
kep ada
p
elanggan. Su atu
p
erusahaan
akan tetap
memp eroleh
laba
selama p
endap atan
meleb ihi
total
biay a
y
ang d ikelu arkan
untuk
mencip takan dan
meny ediakan
|