Home Start Back Next End
  
17
sebagai
dynamics.
Pada
akhirnya
network
memiliki kecepatan
yang
berbeda,
sehingga
respons terhadap input juga berbeda.
Secara
umum,
kebanyakan
neural
system
memerlukan proses
pembelajaran
(training).
Pembelajaran meliputi
asosiasi,
patterns,
dan
fungsi
yang
baru.
Neural
network
tidak
memberi
spesifikasi sebuah
algoritma
untuk
dieksekusi dalam
setiap
perhitungan. Neural
network
memilih
arsitektur
tertentu
dengan
karakteristik neuron,
weight,
dan
model
training
sendiri. Artificial
neural
network
juga
dapat
melakukan
perhitungan teknik matematika, seperti minimalisasi kesalahan perhitungan.
2.3.2
Pengertian Jaringan Syaraf Tiruan
Jaringan Syaraf
Tiruan
(Artificial
Neural
Network)
adalah
sistem pemrosesan
informasi yang
mempunyai karakteristik kinerja tertentu seperti jaringan neural biologis.
Artificial 
neural 
network 
(dalam  pembahasan  selanjutnya  disebut  sebagai 
jaringan
neural   saja)  telah  dikembangkan   sebagai 
generalisasi  
model  
matematika   dari
pengetahuan manusia atau biologi neural, yang berbasis pada beberapa asumsi.
Asumsi yang diambil dalam jaringan syaraf tiruan adalah sebagai berikut.
1.   Pemrosesan  informasi
terjadi  pada  sejumlah
elemen  sederhana
yang  disebut
neuron.
2.   Sinyal diberikan antar neuron lewat jalinan koneksi.
3.   Setiap 
jalinan 
koneksi 
mempunyai  bobot 
yang 
menggandakan  sinyal 
yang
ditransmisikan.
4.   Setiap
neuron
menerapkan
fungsi
aktivasi
(yang
biasanya non-linear)
terhadap
jumlah sinyal masukan terbobot untuk menentukan sinyal keluarannya.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter