![]() 23
=
[q
i
Untuk
menyederhanakan
persamaan
yang
terlibat,
maka
transformasi
x
t+1
=
f1(y
t
,w
t
)
dibagi menjadi tiap tahap, menggunakan
q
1,0
, e{0,...K} , sebagai variabel perantara.
ie{0,...K} , sebagai variabel perantara.
Pertama-tama, permintaan dipenuhi oleh toko menurut rumus
q
1,0
1,0
-
d
], ?ie{0,...K}
.............. (2.18)
Kedua,
premintaan
khusus
dipenuhi
oleh
gudang
bila
pelanggan
bersedia
menunggu ketika barang tidak tersedia di toko i menurut rumus
q
0,0
=
[q
0,0
-
(d
i
=
©
)
]
.............. (2.19)
Terakhir, banyaknya transportasi barang tergantung dari
q
0,0
=
q
0,0
+
q
0,Dw
............. (2.20)
q
0,Dw
=
0
.............. (2.21)
q
i 0
,0
=
q
i
,0
+
q
i
,Ds
?ie{¹,...., K}
.............. (2.22)
q
i Ds
,Ds
=
0
.............. (2.23)
Satu rumus untuk menghitung biaya penyimpanan di dalam
dynamic
programming
adalah
fungsi
persamaan
Bellman.
Di
dalam skripsi
ini,
formula
Bellman
yang dipakai adalah (Roy et al., 1997).
J
*
(y) = [g(y,w)]
.............. (2.24)
Dalam hal
ini, J
*
(y) adalah ongkos jangka panjang
yang diharapkan
terjadi pada
keadaan sesudah keputusan y. Dengan persamaan di atas, kebijakan optimal dapat
dihasilkan berdasarkan suatu fungsi nilai J
*
hanya dapat didefinisikan setelah keputusan.
Manajemen
inventory
diformulasikan
dalam kerangka
kerja dynamic
progamming, adapun langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut.
|