|
31
Perencanaan
sistem
pemberian
bonus
dan
insentif
bagi
karyawan
/
pekerja
yang
berprestasi
Indikasi keluaran (output) yang mampu dihasilkan oleh seorang pekerja.
(Sritomo Wingjosoebroto, 2003, p170).
Waktu
baku
merupakan
waktu
yang
dibutuhkan oleh seorang operator yang
memiliki tingkat kemampuan rata-rata untuk menyelesaikan pekerjaan. Waktu baku di
sini
sudah
memperhitungkan
adanya
kelonggaran
waktu yang diberikan
dengan
memperhatikan situasi kondisi pekerjaan yang harus diselesaikan tersebut. (Sritomo
Wingjosoebroto, 2003, p170).
Waktu baku
yang dihasilkan dalam aktivitas pengukuran kerja
ini digunakan
sebagai alat
untuk membuat rencana
penjadwalan kerja yang menyatakan
berapa lama
suatu kegiatan itu harus berlangsung dan berapa output yang akan dihasilkan serta
berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
2.7.1.
Faktor Penyesuaian (Performance Factor)
Penyesuaian adalah
proses dimana penganalisis pengukuran waktu
membandingkan
penampilan
operator
(kecepatan
atau
tempo)
dalam
pengamatan
dengan konsep pengukur sendiri tentang bekerja secara wajar. (Sritomo Wingjosoebroto,
2003, p196).
Selama pengukuran berlangsung, pengukur harus mengamati kewajaran kerja
yang ditunjukkan
operator.
Ketidakwajaran
dapat saja terjadi
misalnya bekerja
tanpa
kesungguhan,
sangat
lambat
karena
disengaja,
sangat
cepat
seolah
dikejar
waktu,
atau
menjumpai
kesulitan
seperti
kondisi
ruangan yang buruk, Hal-hal
inilah
yang
mempengaruhi
kecepatan
kerja
yang
ebrakibat
terlalu
cepat
atau
lambat
dalam
|