|
33
temperatur,
dan kebisingan
ruangan.
Bila
tiga
faktor
lainnya
yaitu
keterampilan,
usaha,
dan konsistensi
merupakan
apa
yang
dicerminkan
operator,
maka
kondisi
kerja
merupakan
sesuatu
diluar
operator
yang
diterima
apa
adanya
oleh
operator
tanpa banyak kemampuan merubahnya.
Faktor
konsistensi
atau
consistency perlu
diperhatikan
karena
kenyataan
bahwa
pada
setiap
pengukuran
waktu
angka-angka
yang
dicatat
tidak
pernah
semuanya sama, waktu penyelesaiaan yang ditunjukkan pekerja selalu berubah-ubah
dari
satu
siklus ke siklus
lainnya, dari jam ke jam, bahkan dari
hari ke
hari. Selama
ini
masih dalam batas-batas kewajaran masalah tidak timbul, tetapi jika variabilitasnya
tinggi maka hal tersebut harus diperhatikan.
2.7.2.
Faktor Kelonggaran (Allowance Factor)
Kelonggaran
(Allowance)
adalah
waktu
yang
ditambahkan
pada
waktu
normal untuk mendapatkan
waktu standard (standard time) yang realistis, dapat
diterapkan
dan
dapat
dicapai.
Di
dalam praktek
banyak
terjadi
penentuan
waktu
baku
dilakukan hanya dengan menjalankan beberapa
kali pengukuran dan menghitung rata-
ratanya.
Tidak
ada
manager
maupun
supervisor yang mengharapkan karyawannya
bekerja
setiap
menit
dalam setiap
jam.
Berapakah
waktu
yang
diharapkan
dari
seorang
karyawan?
Ini adalah pertanyaan yang disampaikan oleh Frederick W. Taylor lebih dari
seabad
yang
lalu.
Uraian
di
bawah
ini mencoba
untuk
menjawab
pertanyaan
Taylor
tersebut.
Allowance dibagi dalam 3 kelompok kategori yaitu:
1. Personal Allowance (kebutuhan-kebutuhan yang bersifat pribadi)
2. Fatigue Allowance (kelonggaran untuk menghilangkan kelelahan)
|