|
42
3.
Coupon
proneness
'
.
Peningkatan
kecenderungan
merespon
penawaran
pembelian
karena format
kupon
yang
ditawarkan mempengaruhi evaluasi
pembelian.
4.
Sale proneness
Peningkatan
kecenderungan
merespon
penawaran
pembelian
karena
format
diskon
yang
ditawarkan mempengaruhi evaluasi
pembelian.
5. Price mavenism
Tingkat
keterlibatan
seseorang yang
menjadi sumber
informasi
harga diri berbagai
produk dan
tempat
yang
memiliki
harga paling
rendah,
yang
berdiskusi
dengan
konsumen, dan
bereaksi terhadap
permintaan informasi
harga.
Sedangkan
konstuk yang
memiliki nilai positif adalah
debagai
berikut :
1.
Price-Quattly
Schema
Beberapa
konsumen secara
sedarhana menggunakan
harga
sebagai
indikator
kualitas
sebuah
produk.
Price-Quatili Schema
merupakan
anggapan
umum
(berlaku
pada
seluruh
kategori)
yang
menyatakan
bahwa
tingkat
harga
berbanding
positif
dengan
kualitas produk.
2. Prestige
Sensitivity
Harga
merupakan
sinyal
kepada
orang
lain
mengenai konsumen
produk
tersebut.
Misalnya
seseorang
yang
membeli
wine
mahal
dianggap
kaya
bukan karena
kualitas
wine-nya namun karena pembeli menganggap orang lain
akan
mempersepsikan
harga
mahal
sebagai
jati
dirinya.
Price
consciousness
didefinisikan
sebagai
tingkat fokus
konsumen
dalam
membayar harga
murah
(Lichtenstein
et
al.,
1993,
p. 235).
Ada
kesepakatan
umum
bahwa harga merupakan alasan
terpenting
untuk
pembelian private label
(Burton et
al.,
1998;
Sinha
dan
Batra,
1999). Batra dan
Sinha
(2001)
menemukan kata dari
dua belas
|