Home Start Back Next End
  
43
kategori  produk  
yang   mengungkapkan 
bahwa   price
consciousness secara  langsung
meningkatkan
pemilian 
private label.   Price  consciousness konsumen
berbeda 
menurut
katagori produknya. Beberapa  konsumen  memiliki  price
consciousness yang
rendah  atau
tinggi  tergantung
pada  katagori produk  tertentu
karena  risiko  atau  tingkat
kepentingan
pribadi.
2.6.1.2 Merek
Pada  hakikatnya   merek 
memiliki
dua  Iemen 
pokok 
yaitu 
:
produk 
atau 
market
offering yang direfrensikan
dan  komunikasi
tawaran 
dan  janji 
merek 
yang  bersangkutan
(Tjitono, 
2005).    Manajemen 
kedua   elemen  
ini   secara   efektif  
sangat  
kursial  
dalam
mendukung
kelanggengan relasi antara  merek  bersangkutan dan
pasar
secara
kesluruhan.
Sebuah
merek 
lebih  dari
sekedar  produk.  Produk  adalah  suatu  yang  diproduksi
dipabrik,
sedangkan 
merek  adalah  sesuatu
yang  dibeli
konsumen 
(Saatharaman 
et
al., 2001
dalam
utami, 
2006). 
Menurut   Keller  (2003),
merek 
adalah 
yang 
mampu 
memberikan
dimensi
tambahan 
yang  secara  unik  membedakan
dari  produk-produk
lain  yang  dirancang 
untuk
memuaskan  
keputusan   serupa. 
Perbedaan 
tersebut   bisa 
bersifat   rasional 
dan 
tangible
(berkenaan
dengan 
reprentasi 
merek). 
Dengan 
kata 
lain,    merek 
mencerminkan
keseluruhan 
persepsi
dan
perasaan  konsumen  mengenai  atribut 
dan
kinerja  produk,
nama
merek,  dan  maknanya, dan 
prusahaan 
yang  diasosiasikan 
dengan 
merek 
bersangkutan.
Konsumen   biasanya   tidak  
menjalin  relasi 
dengan  
barang   atau 
jasa 
tertentu, 
namun
sebaliknya 
membina 
hubungan
yang 
kuat  dengan 
merek 
spesifik  (Fournier, 1998  dalam
Tjiptono, 2005).
2.6.1.3
Kualitas
Kualitas   merupakan 
salah   satu   atribut  
produk  
yang  
paling  
penting  
di   mata
konsumen.
Konsumen 
akan 
berusahaan 
mencari 
produk 
yang 
paling 
berkualitas 
tinggi,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter