|
24
buruk,
dan
tekanan
dari
pemegang
saham
untuk
memperbaiki kinerja organisasi,
iv.
Ketika
organisasi
gagal
memanfaatkan
pelauang
eksternal,
meminimalkan
ancaman eksternal, mengambil
keuntungan
dari
kekuatan
internal,
dan
mengatasi
kelemahan
internal
dari waktu ke waktu,
v.
Ketika organisasi tumbuh membesar terlampau cepat
sehingga reorganisais internal besar-besaran dibutuhkan.
b.
Divestasi
Menjual
satu divis
atau
bagian
dari suatu
organisasi disebut
dengan
divestasi
(divestitu®e).
Divestasi
sering
dipakai
untuk
mendapatkan
modal guna akuisis atau investasi strategis lebih jauh, divestasi dapat
menjadi
bagian
dari
keselurauhan strategi
penciutan
untuk
membebaskan organisasi dari bisnis
yang tidak menguntungkan,
yang
membutuhkan
terlalu
banyak
modal, atau
yang
tidak
begitu
serius dengan aktivitas-aktivitas perusahaan yang lain. Divestasi juga
telah
menjadi strategi
yang
populer bagi
perusahaan
untuk
berfokus
pada bisnis inti mereka dan tidak terlalu terdiversifikasi.
Enam pedoman
tentang kapan
divestasi
dapat menjadi sebuah
strategi yang sangat efektif :
i.
Ketika
sebuah
organisasi
menjalan
kan
strategi
penciutan
dan gagal untuk mencapai perbaikan yang diperlukan,
|