|
26
ii.
Ketika
satu-satunya
alternatif
suatu
organisasi
adalah
menyatakan diri bangkrut,
iii.
Ketika
pemegang
saham
perusahaan
dapat
meminimalkan
kerugian mereka dengan menjual aset organisasi,
2.3
Manajemen Strategi
2.3.1
Pengertian Manajemen Strategi
Manajemen strategi menurut
David (2009, p5) adalah seni dan pengetahuan
dalam
merumuskan,
mengimplementasikan,
serta
mengevaluasi keputusan-keputusan
lintas
fungsional yang memampukan organisasi dapat mencapai tujuannya. Sebagaimana
disiratkan
oleh
definisi ini,
manajemen
strategis
berfokus
pada
usaha
untuk
mengintegrasikan
manajemen,
pemasaran,
keuangan/akuntansi, produksi/oprasi,
penelitian
dan
pengembangan, serta
sistem
informasi
komputer
untuk mencapai keberhasilan
organisasional.
Istilah manajemen strategis
secara
sinonim sama
dengan
istilah
perencanaan
strategis.
Istilah
perencanaan
strategis
lebih
sering
digunakan
dalam
dunia
bisnis,
sementrata
manajemen
strategis
lebih
sering
dijumpai
di
dunia
akademis. Kadang,
istilah
manajemen
strategis
digunakan
untuk merujuk para
perumus,
implementasi,
dan
evaluasi
strategis, sedangkan perencanaan strategis menunjuk pada hanya pada perumusan strategi.
Tujuan
manajemen strategis
adalah untuk
mengeksploitasi
serta
menciptakan
berbagai
peluang
baru dan
berbeda
untuk esok; perencanaan jangka
panjang, sebaliknya,
berusaha
untuk mengoptimalkan tren-tren dewasa ini untuk esok.
|