|
19
IFE), dan
Matrik s
Profil Kompetitif
(©ompetitif P®ofile Mat®ix-©PM). Tahap
1,
Tahap
input
(input stage), berisi informasi input dasar yang dibutuhkan untuk merumusk an strategi.
Tahap
2, Tahap
pencocok an
(Mat©hing
Stage), be®fokus
pada
penciptaan
strategi
alternatif
y
ang masuk akal
dengan memperhatik an fak tor-fak tor ek sternal
dan internal
utama. Teknik
tahap
2
meliputi Matrik s
Kelemahan-Kekuatan-Peluang-Ancaman
(St®engths-
W
eaknesses-Opportunities-Threats),
Matrik s posisi strategis dan ev aluasi tindak an (St®ategi©
Position and
Action Evaluation-SPACE), Mat®ik s
Boston Consulting Group (B©G),
Matrik s
Internal-Ek sternal (Mat®ix IE) dan Matrik s Strategi Besar (G®and St®ategy Mat®ix).
Tahap
3, Tahap
Keputusan
(De©ision Stage), melibatk an
satu
tek nik
saja, Matrik s
Perencanaan Strategis Kuantitatif (Quantitativ e
Strategic Planning
Matrix-QSPM).
QSPM
menggunak an informasi
input
dari
Tahap
1
untuk
secara
objek tif
mengevaluasi
strategi
alternatif y ang
diidentifik asi dalam Tahap
2.
QSPM
menunjuk an
daya tarik
relatif berbagai
strategi
alternatif
dan dengan demik ian,
memberik an landasan
objek tif
bagi
pemilihan
strategi alternatif.
2.7.1 T ahap Input
Menurut Dav id (2009, p325), informasi y ang diperoleh dari k etiga matrik s ini
menjadi
informasi
input
dasar
untuk
matrik s-matrik s
tahap
pencocok an
dan
tahap
k
eputusan
y
ang
ak an
dibahas
pada
bab
ini. A lat-alat
input
mendorong para
peny usun strategi
untuk
menguk ur subjek tiv itas
selama tahap awal
proses
perumusan
strategi.
Membuat
berbagai
k
eputusan
k
ecil
dalam
matrik s
input
meny angkut
Signifik ansi
strategi
untuk
secara
lebih
efek tif
menciptak an
serta
mengev aluasi strategi alternatif.
2.7.1.1
Matrik s Evaluasi Fak tor Ek sternal (EFE)
Menurut Dav d
id
(2009, pp158-159),
Matrik s Evaluasi F ak or Ek sternal (EFE)
tor Ek sternal (EFE)
memungk nk an para penyusun strategi untuk
ink an para penyusun strategi untuk
meringkas dan mengevaluasi informasi
|