|
21
Terlepas
dari
jumlah
peluang
dan
ancaman
utama
y
ang
dimasukan
dalam
Matrik s Ev aluasi
F
aktor
Ek sternal,
skor
bobot
total
tertinggi y ang
mungk in
dicapai
untuk
sebuah organisasi
adalah
4,0
dan
skor
bobot
terendah
adalah
1,0.
Rata-rata
skor bobot
total
adalah
2,5. Skor bobot
total
terbesar
4,0
mengindik asik an
bahwa
sebuah organisasi
merespon
secara sangat baik
peluang dan
ancaman y ang
ada di
industriny a.
Dengan
k
ata
lain,
strategi
perusahaan
secara
efek tif
mampu
menarik
k
euntungan
dari peluang
y
ang
ada dan
meminimalk an
pengaruh
negatif potensial
dari ancaman
ek sternal. Skor
total
terbesar
1,0
menandak an bahwa strategi
perusahaan
tidak
mampu
memanfaatk an peluang y ang
ada atau
menghindari
ancaman y ang muncul dari fak or ek sternal.
tor ek sternal.
2.7.1.2
Matrik s Evaluasi Fak tor Internal (IFE)
Menurut Dav d (2004, p229-230), Matrik s Ev aluasi F ak or Internal atau
id (2004, p229-230), Matrik s Ev aluasi F ak or Internal atau
tor Internal atau
IFE
Matrix adalah
alat perumusan
strategi y ang
meringk as dan
mengev aluasi k ekuatan
dan k elemahan utama dalam area-area fungsional bisnis dan juga menjadi landasan
untuk
mengidentifik asi
serta
mengevaluasi hubungan
diantara
area tersebut.
Penilaian
intuitif diperluk an
dalam
membuat
matrik s IFE. Matrik s IFE
dapat
dik embangk an dalam lima langk ah sebagai berikut :
1.
Buatlah fak tor-fak tor
internal
utama sebagaimana
y
ang disebutk an dalam
proses audit internal. Masuk an 10 sampai 20 fak tor internal, termasuk k ekuatan
maupun
kelemahan
organisasi.
Tulisk an
k
ekuatan terlebih
dahulu
dan
baru
k
emudian
k
elemahanny a.
Buat
sespesifik
mungin
dengan
menggunakan
persentase, rasio, dan angk a-angk a perbandingan.
2.
Berik an bobot dengan k isaran 0,0 (tidak penting) sampai 1,0 (terpenting) pada
setiap
fak tor.
Bobot
yang
diberik an
pada
suatu
fak tor
menunjukan
seberapa
penting
fak tor itu menunjang
k
eberhasilan perusahaan dalam industriny a.
Terlepas dari apakah
faktor utama itu
adalah kekuatan
atau k elemahan
|