Home Start Back Next End
  
26
dari
strategi
ini
k
emungk nan
inan
ini
ak an
diusulk an
oleh
para
manajer
dan
k
ary awan
y
ang
berpartisipasi
dalam
analisis
dan
ak tifitas
pemilihan  strategi.
Setiap  strategi
tambahan
y
ang
dihasilk an
dari
analisis-analisis
pencocok an
dapat
didisk usik an
dan
ditambahk an 
pada 
daftar 
pilihan 
alternatif 
y
ang 
masuk 
ak al. 
Sebagai  mana
disinggung  di  awal
bab  ini,  para
peserta  dapat  memeringk at  berbagai  strategi
tersebut
dalam
sek ala
1
sampai
4
sehingga
daftar
prioritas
strategi
terbaik 
bisa
dicapai.
2.7.3.1 
Matrik s Perencanaan Strategis Kua ntitatif (QSPM)
Menurut
Dav id
(2009, p350-355), diluar
strategi-strategi pemeringk atan
untuk 
mendapatk an  daftar 
prioritas,  hany a  ada 
satu 
teknik 
analitis  dalam
literatur
y
ang
dirancang
untuk
menentuk an
day a tarik
relatif dan
dari berbagai
tindak an 
alternatif. 
Tek nik 
tersebut 
adalah 
Matrik s 
Perencanaan 
Strategis
Kuantitatif 
(Q uantitativ e St®ategi©
Planning
Matrix-QSPM),
y
ang 
menyusun
Tahap
3
dari
k
erangk a
analitis
perumusan
strategi.
Tek nik
ini
secara
objek tif
menunjuk an strategi mana y ang terbaik . Q SPM menggunak an analisis input dari
Tahap  1
dan  hasil
pencocok an  dari
analisis
Tahap  2
untuk  secara
objek tif
menentuk an strategi y ang hendak dijalank an diantara strategi-strategi alternatif.
Itu 
artiny a, 
Matrik s  EFE, 
Matrik s 
IF E 
dan 
Matrik s  Profil 
Kompetitif  y ang
meny usun
Tahap
1, di tambah
dengan
Matrik s SWOT, Matrik s SPAC E, Matrik s
BC G,
dan
Matrik s
IE
y
ang
menyusun
Tahap  2
meny ediak an  informasi
y
ang
dibutuhk an 
untuk 
meny usun 
QSPM 
(Tahap 
3). 
Q
SPM 
adalah 
alat 
y
ang
dimungk ink an para penyusun
strategi mengev aluasi berbagai strategi
alternatif
secara
objek tif,
berdasark an
fak tor-fak tor
k
eberhasilan
penting
ek sternal dan
internal 
y
ang   diidentifik asi 
sebelumny a. 
Seperti 
halny a 
alat-alat 
analitis
perumusan strategi y ang lain, QSPM membutuhk an penilaian intuitif y ang baik .
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter