|
11
2.3
E-Mark eting
2.3.1 Definisi E-Ma®k eting
Menurut
Laudon
and
Trav er
(2008,
p355)
internet
mark eting adalah
penggunaan
web
sama
baik ny a
dengan
saluran
tradisional-
memperk embangk an
hubungan jangk a
panjang
y
ang
positif
dengan
pelanggan,
sehingga
menciptak an
k
eunggulan
kompetitif
bagi
perusahaan
untuk
memungk ink an
dengan
biay a
y
ang
lebih tinggi atas produk atau lay anan dari kompetitor y ang dapat dik enak an biay a.
Menurut Chaffey
(2009, p417), internet
mark eting
cenderung
mengacu
k
epada ek sternal perspek tif tentang
bagaimana internet dapat digunak an
bersama-
sama dengan media tradisional untuk
mendapatk an dan memberik an lay anan k epada
pelanggan. A lternatif
istilahny a
bisa
disebut
dengan
e-mark eting y ang
dapat
dianggap
memilik i lingk up y ang
lebih
luas itu
merujuk k epada penggunaan
teknologi
untuk mencapai tujuan pemasaran ek sternal dan internal perspek tif.
Menurut
Mohhammed
et
al.
(2003,
p4),
E-Mark eting adalah
suatu
proses
membangun
dan
memelihara
hubungan
dengan
pelanggan
melalui
ak tiv itas
online
dalam memfasilitasi pertuk aran atas ide, produk dan lay anan agar memuask an k edua
belah pihak .
Menurut
Shuk a
la
(2010,
v
9),
Internet
mark eting juga
disebut
sebagai
pemasaran
W
eb, pemasa®an
online,
atau
pemasaran
produk
atau
jasa
melalu i
internet. Internet
mark eting
menawark an
informasi
dan efisiensi
transak si,
tetap i
belum tentu
meny ebabk an k eunggulan
k
ompetitif secara berk elanjutan. Penting
untuk
menek ank an
bahwa
ini buk an
mengenai
internet-user
tetapi
mengenai
pelanggan. Tidak
seperti media
lain,
internet
menawark an potensi untuk
mempengaruhi pelanggan
dengan
memanipulasi
semua elemen
dari bauran
pemasaran.
Sebagai
jaringan dunia
ditandai
dengan integrasi
v rtual
irtual
dan lintas-
fungsional,
pemanfaatan
tek nologi
dianggap
penting
untuk
memanfaatk an
potensi
|