|
40
Menurut
Pearce
dan Robinson
(2008,
p216),
setelah
manaJer
mengidentifikasikan
asset berwujud,
asset
tak
berwujud,
dan
kapabilitas
organisasional
perusahaan,
RBV
menerapkan
sekumpulan
kriteria
untuk
menentukan sumber daya
manakah
yang
merupakan kekuatan
atau
kelemahan,
sumber
daya
manakah
yang
menghasilkan
kompetisi
inti
yang
merupakan
sumber
dari keunggulan
kompetitif
yang
berkesinambungan.
Kriteria-kriteria RBV ini
diturunkan
dari
gagasan
bahwa
sumber daya
akan
lebih
bernilai
jika
sumber
daya
tersebut:
a) Penting untuk
dapat
memenuhi suatu
kebutuhan pelanggan secara
lebih
baik
dibandingkan dengan
alternatif
lain
b)
Langka yaitu
hanya
sedikit
pihak
lain
yang
memiliki
sumber
daya
atau
keahlian
setingkat dengan
yang
perusahaan miliki
c)
Menghasilkan bagian
terbesar dari
laba keseluruhan, dengan cara
yang
dikendalikan oleh
perusahaan
d)
Bersifat
tahan
lama
atau
berkesinambungan sejalan
dengan
waktu.
Deng:m
menggunakan
analisis
fungsi-fungsi
manajemen dan
Resource Based
View
{REV),
maka
dapat
dilakukan
perhitungan
matriks
eva!uasi
faktor
internal
(Internal
perusahaan.
Matriks
Evaluasi
Faktor
Internal
dapat
dikembangkan dalam
lima
langkah:
1. B
'!rhfhr f: ktor-f
ktor int
rnaiJtama sebagimana yang
disebutkan
dalam
proses
audit
internal.
Masukkan kekuatan
dan kelemahan perusahaan
dan
industrinya.
Daftar
terlebih
dulu kekuatannya, kemudian
kelemahannya.
Buat
sespl"sifik
|