|
64
dengan
memilih
investasi yang
berdampak
tinggi
dan
mengeliminasi
atau
memperbaiki investasi
yang
berdampak
kecil.
2. Dengan pengeluaran
TI
yang
ada
(seperti
infrastruktur,
aplikasi
yang
ada)
ke
bisnis,
perusahaan
meningkatkan
seluruh
kineija bottom-line
dengan
merubah atau
mengeliminasi aktivitas
yang
berdampak
kecil.
3.
Dengan
memahami pengeluaran
elemen
TI
dan
melihat
kineija TI
yang
ada
dalam
tingkat teknologi,
arsitektur,
kualitas, pelayanan,
perusahaan
meningkatkan
kineija
bottom-line dengan
mengeliminasi biaya,
aktivitas
TI
yang
kinerjanya buruk.
2.2.2.4.1.
Bottom-Line Impact berdasar pada
sebab
akibat
Kunci
dari
sebab
akibat
pada
bottom-line
adalah
tindakan
manajemen.
Walaupun
investasi
TI,
proyek barn
maupun
yang
sedang
berjalan, dampak dari
bottom-line
tergantung dari perilaku
tim
manajemen dan
unit bisnis
individual.
Kunci
dari
dampak
pada
bottom-line
adalah
tindakan
manajemen
di
masa
mendatang.
Apa
yang
akan
dilakukan
manajemen
dengan
investasi
TI
barn
atau
dengan
sumber
daya
TI
yang
sudah
ada
di
masa
mendatang.
Tingkat
kecilnya
adalah
manajemen
perubahan.
Tindakan
manajemen
di masa
mendatang
adalah
target
yang
berjalan,
sangat
dipengaruhi
kondisi
bisnis
yang
berubah
dan
lebih
mendasar
lagi adalah
adanya
tim
manajemen
perubahan.
Maka,
hal
yang
hams
dilakukan
secara
intensif
oleh
manajemen
dalam
meningkatkan
efektivitas
operasional
dan
strategi
hams
berdampak
pada
bottom
line.
Kita
menyebutnya
Strategic
Intention.
Pendekatan
di
atas
untuk
menunjukkan
sebab akibat antara pengeluaran
TI,
baik
memperluas
proyek
dan
sumber daya
TI
yang
sudah
ada, dan bottom-line
dengan
mengukur
hubungan
sebab-akibat
TI
dengan
|