|
86
1.
Presentasi
skenario
potensial.
2. Diskusi
implikasi.
3. Diskusi antara
manajemen
bisnis
dan
TI
mengenai
hal-hal
yang akan
dilakukan
selanjutnya.
2.2.2.6.3.
Praktek
Prioritization
Menurut
Benson
et
al
(2004,
pp141-145),
Dasar dari
prioritas bisnis
merupakan
alat
untuk
menilai
dampak
dari
bottom-line
dari
TI
proyek
dan
memakai sumber
daya
yang
paling
terpercaya.
Prioritization
memfokuskan
untuk
mana.
sir
nilai
bisnis
dalam
kaitannya dengan
dampak
bottom-line,
dari
investasi
TI
yang
diusulkan.
Tahap
ini
menganalisa
dampak
bisnis
dari
inisiatif
TI,
memberikan prioritas
proyek, dan
menyetujui
sumber
daya kepada
proyek
yang
bernilai
tinggi.
Perusahaan
semestinya
menghabiskan
uang
hanya pada proyek
yang
mengarah
pada
strategi perusahaan.
Hasilnya
uang
akan dihabiskan
pada
tempat
yang
tepat
dan dengan
alasan
yang
tepat
pula.
Secara
mekanisme, proses
prioritisasi
melibatkan 5 tahapan,
yakni:
1.
Proses
tersebut
menyatukan
manajer
senior
dalam
menentukan
araban strategi
bagi perusahaan
dengan
menyetujui
berat relatif
untuk
setiap
araban
strategi
dan
dilanjutkan
dengan kesepakatan bersama
mengenai definisi dan
skala
untuk
proyek
TI
mana yang
akan ditaksir.
Melalui
tahapan
pembentukan
kesepakatan
bersama
ini,
manajer
senior
dapat
yakin dengan
penafsiran
yang
konsisten
dari
araban
strategi.
2.
Semua proyek TI
diuraikan dalam
terminologi
jangka
bisnis
yang
konsisten
dan
|