Home Start Back Next End
  
30
e.  
Menurut 
Scherkenbach
(1991),  kualitas  ditentukan
o1eh pelanggan, pelanggan
menginginkan
produk  dan
jasa
yang
sesuai
dengan  kebutuhan 
dan
harapannya
pada
suatu
tingkat
harga
tertentu
yang
menunjukkan nilai
produk
tersebut.
f.  
Menurut 
Elliot 
(1993), 
Kualitas
adalah
sesuatu 
yang
berbeda 
untuk
orang
yang
berbeda 
dan
tergantung
pada
waktu
dan
tempat,  atau
dikatakan 
sesuai  dengan
tujuan.
g.   Menurut 
Goetch
dan  Davis
(1995) 
:
"Kualitas
adalah 
suatu  kondisi 
dinarnis
yang
berkaitan 
dengan
produk,  pelayanan, orang,
proses,
dan
lingkungan 
yang
memenuhi atau
melebihi  apa
yang
diharapkan."
h.  
Menurut  perbendaharaan
istilah  /SO
8402 
dan
dari
Standar
Nasional 
Indonesia
(SNI
19-8402-1991),
kualitas
adalah 
keseluruhan 
ciri
dan
karakteristik
produk
atau   jasa  
yang   kemampuannya 
dapat  
memuaskan  
kebutuhan, 
baik  
yang
dinyatakan
secara 
tegas  maupun 
tersamar. 
Kualitas 
tidak 
terlepas 
dari
manajemen
mutu 
yang 
mempelajari
setiap  area 
dari  manajemen
operasi 
dari
perencanaan
lini 
produk 
dan 
fasilitas, 
sampai 
penjadawalan
dan 
memonitir
hasil.
Manajemen
mutu
merupakan
bagian
dari semua
fungsi
usaha
yang
lain
(pemasaran, sumber
daya
manusia,  keuangan,
dan
lain-lain)
Kualitas 
memerlukan  suatu 
proses 
perbaikan  
yang 
terus-menerus
(continuous
improvement
process)
dengan 
indivisual 
yang
dapat
diukur,
korporat,
dan  tujuan 
performa 
nasional. 
Kornitemen 
terhadap 
kualitas 
adalah 
suatu 
sikap
yang
diformulasikan dan
didemonstrsikan dalam
setiap
lingkup
kegiatan 
dan
kehidupan, serta
mempunyai  karakteristik hubungan  kita
yang
paling
dekat
dengan
anggota
masyarakat.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter