![]() 62
Banyaknya
CTQ
potensial
harus
diidentifikasikan
terlebih
dahulu
sebelum menentukan produk
itu
defect
atau
tidak.
Tabel
2.3
Contoh
Pengukuran Atribut
Periode
Jumlah
Jumlah
Sampel
Defect
Jumlah
CTQ
1
xl
yl
z
2
x2
y2
z
3
x3
y3
z
Total
Total
Jumlah
Sampel
Defect
Sumber: Gaspersz, 2002
Setelah
melakukan
pengukuran pendahuluan
selanjutnya
dalah
melakukan
perhitungan
DPMO
dan
Kapabilitas
Sigma
(Level
Sigma).Perhitungan
DPMO
dan
Tingkat
Sigma
untuk
data
atribut
dapat
dilakukan sesuai
langkah-langkah
perhitungan berikut
ini
(Pande,
2002,
hal.237-246):
1.
Defect Per Unit (DPU).
Ukuran ini
merefleksikan jumlah
rata-rata
dari
cacat,
semua jenis,
terhadap
jumlah
total
unit dari unit
yang dijadikan
sampel.
DPU=
D
u
dimana:
D
=
jumlah
defective
atau jumlah
kecacatan
yang
teljadi
dalam
proses
produksi
U
=
jumlah
unit
yang
diperiksa
|