|
37
akan cenderung meningkat ketika jumlah pesaing bertambah, ketika pesaing
lebih setara dalam ukuran dan
kapasitas, ketika permintaan produk industri
menurun, dan ketika potongsn harga menjadi lazim. Selain itu, persaingan
juga meningkat ketika konsumen dapat dengan mudah berpindah ke merk
lainnya, ketika hambatan untuk meninggalkan pasar tinggi, ketika permintaan
konsumen tumbuh lambat atau turun sehingga pesaing memiliki kelebihan
kapasitas atau persediaan.
2.
Potensi masuknya pesaing baru
Bila perusahaan baru dapat dengan mudah masuk ke suatu industri tertentu,
intensitas persaingan antarperusahaan akan meningkat. Hambatan bagi
masuknya perusahaan baru dapat mencakup kebutuhan untuk mencapai skala
ekonomi secara cepat, kebutuhan untuk menguasai teknologi dan trik-trik
praktis, kurangnya pengalaman, loyalitas konsumen yang kuat, preferensi
merek yang kuat, persyaratan modal yang besar, kurangnya akses ke bahan
mentah, kepemilikan paten, lokasi yang kurang menguntungkan, serangan
balik dari perusahaan yang diam-diam berkubu, dan potensi penyaringan
pasar. Terlepas dari banyaknya hambatan bagi masuknya perusahaan baru
tersebut, perusahaan baru terkadang masuk ke industri dengan produk
berkualitas lebih tinggi, harga lebih rendah, dan sumber daya pemasaran
yang substansial.
3.
Potensi Pengembangan Produk Pengganti
|