|
? Xi = Jumlah Waktu Siklus
N = Jumlah Pengamatan
2.3.2 Waktu Normal
Waktu yang diperlukan pekerja untuk menyelesaikan suatu
aktivitas di bawah kondisi kerja yang normal. Waktu normal di sini tidak
termasuk waktu longgar yang diperlukan untuk melepas lelah (fatique)
ataupun kebutuhan seorang pekerja (personal needs). Berikut ini rumus
yang digunakan untuk menghitung waktu normal
(Barry Render; dkk,
2006, hal. 536) :
Waktu Normal (WN) = Waktu Siklus x Performans Rating (%)
2.3.3 Standard Time (Waktu Baku)
Waktu baku merupakan waktu yang dibutuhkan oleh pekerja
untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Waktu baku ini sudah mencakup
kelonggaran waktu (allowance time), waktu kelonggaran
merupakan
kelonggaran
yang diberikan untuk menghilangkan rasa fatique
dan
hambatan-hambatan yang tidak dapat dihindarkan.
yang diberikan dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang harus
diselesaikan. Berikut ini rumus yang digunakan untuk menghitung waktu
baku (Sritomo Wignjosoebroto, 2008, hal.203) :
Waktu Baku = Waktu Normal + (Allowance (%) x Waktu Normal)
Ket : Allowance = Kelonggaran
2.4 Penyesuaian (Performans Rating)
Pengukur harus mengamati kewajaran kerja yang ditunjukkan oleh
pekerja Ketidakwajaran dapat terjadi misalnya bekerja tanpa kesungguhan,
sangat cepat seolah-olah dikejar oleh waktu atau karena menjumpai kesulitan-
kesulitan seperti kondisi ruangan yang tidak mendukung untuk bekerja
(Iftikar
Z. Sutalaksana; dkk, 2006, hal.157-166). Penyebab
seperti tersebut di atas
mempengaruhi kecepatan kerja yang berakibat terlalu singkat atau terlalu
panjangnya waktu penyelesaian. Hal ini jelas tidak diinginkan karena waktu
baku yang dicari merupakan waktu yang diperoleh dari kondisi dan cara kerja
yang mendukung seorang bekerja menyelesaikan suatu pekerjaan.
|