Home Start Back Next End
  
37
2.1.5.3 Jenis Motivation (motivasi)
Menurut Veithzal dan Ella Jauvani Sagala (2009, p850) mengemukakan
bahwa
apabila seorang pimpinan diberikan penjelasan tentang falsafah motivasi
positif biasanya akan meminta bukti kongkret dan contohnya. Penggunaan
motivasi yang bersifat positif lebih memerlukan tingkat kemampuan yang cukup
tinggi daripada penggunaan motivasi
negatif. Setiap individu berbeda antara yang
satu dengan yang lain. Karena itu, setiap pemimpin harus mempelajari setiap
perilaku bawahannya agar bisa menggunakan motivasi yang tepat dan cocok.
Motivasi terdiri dari :
a.
Motivasi bersifat positif, terdiri dari :
1.
Penghargaan terhadap pekerjaan
Cara ini sering terabaikan sebagai alat motivasi yang sangat berguna.
Kebanyakan manusia senang menerima pengakuan terhadap pekerjaan
yang diselesaikannya dengan baik. Berdiam diri saja tidak cukup,
terutama apabila pekerjaan baik dihargai tanpa komentar, sementara
pekerjaan jelek selalu diberikan teguran. Pimpinan tentu saja tidak bisa
memberikan pujian untuk siapa saja dan pekerjaan apa saja.
Bagaimanapun penghargaan terhadap pekerjaan yang diselesaikan
dengan baik akan menyenangkan perasaan karyawan tersebut.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter