Home Start Back Next End
  
23
2.  Penomoran bab
Pada buku-buku ilmu pengetahuan penomoran bab menggunakan angka
Romawi atau angka Arab. Namun, dalam buku-buku sastra atau buku-buku
ilmu pengetahuan populer, tidak jarang penomoran bab berupa simbol-simbol
atau berupa tulisan, satu, dua, tiga, dan seterusnya.
3.
Alinea
4.  Penomoran teks
Penomoran teks harus konsisten dan sesuai aturan penomoran teks, dengan
huruf (A, 1, a, (1), (a)), dengan angka (1.1, 1.2., 1.2.3), atau dengan teknik
lain.
5.  Perincian
Perincian hampir sama dengan sistem penomoran teks. Perincian banyak
dijumpai pada soal-soal ujian. Perincian dapat berupa penjabaran, dapat pula
berupa pilihan, dapat menggunakan nomor, dapat pula menggunakan angka.
6.  Kutipan
Kutipan harus mencantumkan sumbernya, jika agak banyak, kutipan harus
dibuat dengan font yang berbeda, baik ukuran, dan jenis font-nya, atau bisa
juga dengan cara diberi background.
7.
Ilustrasi
8.
Tabel
9.  Judul lelar
Judul lelar biasanya ditempatkan di atas atau di bawah teks, kadang
diletakkan bersebelahan dengan nomor halaman buku. Judul lelar biasanya
berisi judul buku (pada setiap halaman genap) dan judul bab atau nama
pengarang (pada setiap halaman ganjil).
10. Inisial
Inisial biasanya diletakkan pada kata pertama setiap awal bab.
11. Catatan samping
12. Catatan kaki
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter